Hati yang lembut senantiasa bertabayyun

Ketika ada temanmu berbuat salah apa yang akan kau lakukan?

Ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi :

Engkau menasihatinya bahwa dia salah, seharusnya yang benar begini.

Engkau mendiamkannya namun hubungan diantara kalian masih  terjalin baik.

Engkau mendiamkannya, lalu menjauhinya.

***

Bagaimanakah seharusnya??

Memang tidak semua orang bisa kita paksakan untuk bisa jadi teman baik kita.

Namun jika dia berbuat salah lalu tanpa TABAYYUN dan nasihat sedikitpun kamu jadi membencinya lalu kamu menjauhinya maka tanyakanlah pada hatimu sendiri.

Adakah dalam hatimu ada penyakit ?

Sehingga membuat hatimu tak lagi bening ?

Dan kau ikuti hawa nafsumu untuk menjauhinya tanpa sedikitpun ada TABAYYUN …

Dia tak pernah tahu dimana letak kesalahannya atau bahkan sebenarnya dia tak bersalah, namun kau berlalu dengan mudahnya dengan sebuah alasan sebagai kedok hawa nafsumu…

Beginikah buah dari hati yang lembut dan penuh kasih sayang?

Namun jangan pula kamu bersikap lemah dengan mendukungnya dengan cara membiarkannya terjerumus dalam kesalahan dan mendiamkannya, apakah ini bentuk rasa kasih sayang itu?

*manusia tak ada yang sama, kulit dan isi kadang berbeda, lisan dan hati kadang tak sama…itulah manusia…

Allohul Musta’an

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s