Sehat dengan Herbal

25 Okt

Bismillaah…Kali ini saya ingin berbagi info beberapa obat herbal dan kegunaanya dalam membantu penyembuhan beberapa penyakit. Cara kerja obat herbal memang tidak langsung spontan seperti obat obatan kimia, namun ini sangat cocok untuk berbagai penyakit degeneratif maupun penyakit infeksi yang membutuhkan penyembuhan secara intensif. Cara obat hebal bekerja biasanya adalah dengan memperbaiki sistem tubuh dan sel-sel yang rusak.

Bahkan terkadang obat herbal dapat bekerja lebih baik karena sifatnya yang tanpa efek samping. Alam Indonesia sangat kaya akan berbagai tumbuhan herbal dan juga memiliki kebudayaan leluhur yang cukup baik dalam mengolah / meracik ramuan guna menyembuhkan berbagai penyakit, biidznillah…

Pengalaman saya pribadi pernah suatu ketika sakit batuk tak kunjung sembuh sampai berbulan-bulan, padahal saya sudah mengkonsumsi obat-obatan kimia dan antibiotik, pergi ke dokter spesialis penyakit dalam juga, namun ternyata tak kunjung sembuh. Bahkan sempat mengalami jantung berdebar debar karena mungkin tidak cocok dg obat kimia tertentu.. Lalu sempat juga  mau rontgen untuk memastikan penyakitnya, namun sebelum itu saya lalu mengkonsumsi herbal jahe dan ramuan herbal lainnya, alhamdulillah langsung membaik dalam waktu kurang dari seminggu…

Nah di bawah ini beberapa alternatif ramuan herbal dan jenis penyakitnya, silahkan disimak:

1. Kapsul Daun Sirsak: untuk membantu mengatasi penyakit kanker, sebagai antibekteri dan menurunkan tekanan darah. Dapat dibeli di http://www.berkahherbal.com/?id=indiarti

Harganya relatif terjangkau hanya Rp 30.000 (isi 80 kapsul)

2. Kapsul Minyak Zaitun

Manfaat :

1. Menurunkan resiko terkena penyakit jantung
2. Menekan LDL & meningkatkan HDL darah
3. Membantu melawan kanker
4. Mengatasi arthritis
5. Mencegah Diabetes
6. Mencegah obesitas dan osteoporosis
7. Merevitalisasi sistem imun
8. Menghambat pikun

Bisa Anda dapatkan di http://www.berkahherbal.com/?id=indiarti

Kalau Kita Hanyalah Manusia, Lalu Mengapa Pula Menjadi Lupa Diri?

9 Mei

“Roda kehidupan itu terus berputar,.. ketika kau berada di atas seharusnya engkau sadar bahwa engkaupun pernah berada di bawah dan bahkan bisa jadi engkau akan kembali berada di bawah…

Seperti halnya manusia dia berasal dari saripati tanah dan semuanya tanpa kecuali, kelak akan kembali ke tanah…

Hmm.. lama juga ya saya tidak mengupdate blog ini, setelah sekian lama akhirnya baru ada mood lagi untuk menulis. Kali ini saya pengen sedikit curhat tentang sebuah hal yang entah sengaja atau tidak melintas dalam benak saya..

Manusia itu bermacam-macam…hingga sulit sekali menjabarkan karena begitu kompleksnya, namun kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman bahwa memang benar, semakin bertambahnya usia makin banyak pula jenis-jenis manusia yang akan kita jumpai. Yang semula dulu hanya ada dalam buku cerita atau serial layar kaca, kini beberapa diantaranya hadir pula dalam kehidupan nyata. Tentu saja buka pemerannya langsung maksudnya, namun sifat-sifat tokohnya semata.
to be continue…

Gebyar Speedy 2010 di Kota Pekalongan

9 Des

Gebyar Speedy 2010

Ikuti berbagai event GRATIS yang akan diselenggarakan seperti Lomba Blog, Kompetisi Game Online (Point Blank), Seminar Internet Sehat, Pelatihan Internet Bersertifikat, Pameran komputer dengan diskon besar-besaran, dan Kuliner. Continue reading 

Tag:, , ,

Hati yang lembut senantiasa bertabayyun

14 Okt

Ketika ada temanmu berbuat salah apa yang akan kau lakukan?

Ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi :

Engkau menasihatinya bahwa dia salah, seharusnya yang benar begini.

Engkau mendiamkannya namun hubungan diantara kalian masih  terjalin baik.

Engkau mendiamkannya, lalu menjauhinya.

***

Bagaimanakah seharusnya??

Memang tidak semua orang bisa kita paksakan untuk bisa jadi teman baik kita.

Namun jika dia berbuat salah lalu tanpa TABAYYUN dan nasihat sedikitpun kamu jadi membencinya lalu kamu menjauhinya maka tanyakanlah pada hatimu sendiri.

Adakah dalam hatimu ada penyakit ?

Sehingga membuat hatimu tak lagi bening ?

Dan kau ikuti hawa nafsumu untuk menjauhinya tanpa sedikitpun ada TABAYYUN …

Dia tak pernah tahu dimana letak kesalahannya atau bahkan sebenarnya dia tak bersalah, namun kau berlalu dengan mudahnya dengan sebuah alasan sebagai kedok hawa nafsumu…

Beginikah buah dari hati yang lembut dan penuh kasih sayang?

Namun jangan pula kamu bersikap lemah dengan mendukungnya dengan cara membiarkannya terjerumus dalam kesalahan dan mendiamkannya, apakah ini bentuk rasa kasih sayang itu?

*manusia tak ada yang sama, kulit dan isi kadang berbeda, lisan dan hati kadang tak sama…itulah manusia…

Allohul Musta’an

DENGAN APAKAH HUJJAH ITU DAPAT DITEGAKKAN ?

26 Sep

Oleh
Syaikh DR Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily Hafidzohullah

Pertanyaan
Syaikh Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaily Hafidzohullah ditanya : Semoga Allah memberikan kebaikan pada Anda. Dengan apakah hujjah itu dapat ditegakkan?

Jawaban:
Hujjah itu tegak apabila seorang yang bersalah mengetahui kesalahan dalam suatu masalah dan tahu sebesar apa kesalahannya. Artinya dia tahu bahwa dia salah dan tahu sebesar apa kesalahan itu dengan dalil-dalilnya. Jika orang tersebut mengetahui kesalahannya maka telah tegak pada dia hujjah, contohnya adalah orang yang meninggalkan shalat, jika orang yang meninggalkan shalat ini belum tahu hukumnya, maka belum tegak hujjah itu pada dia. Lantas jika kita terangkan pada dia dalil-dalil dan hukumnya, maka hujjah telah tegak pada dia.

Tapi terkadang orang tersebut hanya memahami sebagian hujjah, seperti dia tahu bahwa meninggalkan shalat itu haram hukumnya dan tahu bahwa itu maksiat, tapi dia tidak tahu kadar maksiat itu sehingga tidak mengira bahwa meninggalkan shalat karena meremehkan itu menjadikan pelakunya kafir misalnya-, maka orang semacam ini harus diberitahu bahwa dia itu salah, yaitu bahwa meninggalkan shalat itu kekufuran, dan dijelaskan kepadanya kadar kesalahan itu, inilah proses-proses yang harus dilalui. Dan hal ini tidak diketahui kecuali dengan dalil-dalil, yaitu bahwa orang yang bersalah memahami nash dan dalil yang menunjukkan kesalahan dia, maka jika dia telah faham, telah tegaklah hujjah pada dia, adapun jika dia mempunyai syubhat (kesamaran) atau ada penghalang tegaknya hujjah pada dia, maka tidak bias kita katakan bahwa hujjah telah ditegakkan pada dia.

Continue reading 

Tag:

Hukum Penyingkatan Dengan Kata “ASS, WR.WB, SAW, SWT”

29 Agu

Banyak saudara kita yang menulis ucapan salam, ucapan sholawat dan asma Allah dengan singkatan, baik itu di commet-commet, di sms, dll. Kita tahu bahwa menulis tidaklah beda dengan kita berbicara kepada orang lain, yang mana disitu ada malaikat yang senantiasa mencatat perbuatan tersebut.

Sekecil apapun perbuatan itu pasti ada nilainya disisi Allah, dan sesungguhnya amal ibadah seseorang itu tergantung dari keikhlasan masing-masing individu, kalaulah kita hendak bersholawat, hendaknya menuliskannya dengan lengkap (tidak dengan menyingkatnya), sebagai bukti keikhlasan kita dalam mengamalkannya.

insya Allah dengan membiasakan ini amalan kita akan menjadi sempurna, Inilah adab kepada Allah dan Rasul-Nya yang harus kita perhatikan. Berikut adalah fatwa-fatwa ulama seputar masalah penyingkatan kata:
Continue reading 

Tag:, ,

Adab Wanita Membaca Al-Qur’an

19 Agu

Tanya: Assalamu’alaikum, Pak Ustadz mau tanya, Bagaimana adab-adab membaca Al Quran, apakah wanita yang sedang berhalangan/haid boleh membaca Al Quran? Dan apakah tanpa wudhu juga boleh membaca Al Quran? Trima kasih atas jawabannya. Wassalamu’alaikum (Bu Elly, Pontianak)

dijawab oleh Ustadz Abdullah Roy,Lc
Continue reading 

Tag:, , , , ,

Jumlah Rakaat Shalat Tarawih 11 atau 23 rakaat?

11 Agu

Seringkali masalah jumlah raka’at shalat tarawih dipermasalahkan di tengah-tengah masyarakat. Sampai-sampai jumlah raka’at ini jadi tolak ukur, apakah si fulan termasuk golongannya ataukah tidak. Kami pernah mengangkat pembahasan jumlah raka’at shalat tarawih, namun masih ada saja yang sering mendebat mempertanyakan pendapat pilihan kami. Sekarang kami akan membahas dari sisi dalil pendukung shalat tarawih 23 raka’at.

Continue reading 

Tag:, ,

Thola’al Badru ‘Alaina … Senandung Penduduk Kota Madinah Saat Menyambut Kedatangan Rosululloh

8 Agu

oleh: Ustadz Ahmad Sabiq Abu Yusuf

A. Al Kisah

Konon diceritakan bahwa setelah Rosululloh dan Abu Bakr menempuh perjalanan panjang yang melelahkan, ditengah-tengah intaian kaum kuffar Quraisy, maka akhirnya Alloh menyelamatkan mereka hingga sampai ke Kota Madinah. Di sisi kisah yang lainnya para penduduk kota Madinah, dari kaum laki-laki, wanita dan anak-anak setiap harinya keluar rumah menuju pingiran kota untuk menunggu kedatangan beliau, kalau sampai sore hari belum ada tanda-tanda kedatangan beliau maka mereka pulang dengan perasaan kecewa. Sehingga suatu ketika dari jauh kelihatan ada debu yang berterbangan, semakin lama semakin dekat, mereka berharap-harap cemas siapakah gerangan yang datang tersebut ? Alangkah bahagianya mereka tatkala mengetahui bahwa yang datang adalah Rosululloh, manusia agung yang mereka tunggu-tunggu kedatangannya, lalu mereka semua menyenandungkan gubahan bait syair berikut ini :

من ثنيات الوداع O طلع البدر علينا
ما دعا لله داع O وجب الشكر علينا
جئت بالأمر المطاع O أيها المبعوث فينا

Telah muncul purnama kepada kita
Dari daerah Tsaniyatul Wada’
Wajiblah bagi kita untuk bersyukur
Selagi masih ada orang yang berdo’a kepada Alloh.
Wahai orang yang diutus kepada kami
Engkau telah datang dengan perkara yang ditaati

B. Kemasyhuran Kisah Ini

Saya rasa tidak ada seorangpun yang tidak mengenal kisah ini, karena hampir disemua kitab sejarah yang menceritakan tentang kedatangan Rosululloh ke kota Madinah dalam perjalanan hijroh agung beliau. Bahkan senandung bait syair ini sudah menjadi bahan nyanyian sebagian kaum muslimin, mereka menganggapnya sebagai sebuah nyanyain yang islami (?), karena bait syair ini dalam angapan mereka adalah untuk menyambut kedatangan Rosululloh saat perjalanan hijroh beliau. Wallohul Musta’an

Sampai-sampai beberapa kitab sejarah yang ditulis oleh para ulama’ sunnah pun menyebutkan kisah ini, diantaranya adalah yang disebutkan oleh Syaikh Shofiyyur Rohman Al Mubarokfuri dalam Ar Rohiqul Makhtum, beliau berkata pada bab : Masuk ke kota Madinah : “Saat itu adalah hari yang cemerlang dalam catatan sejarah, rumah-rumah dan gang-gang bergetar karena gema suara pujian kepada Alloh, lalu anak-anak wanita anshor dengan perasaan suka cita yang menggelora, mereka bernyanyi menyenandungkan ….(lalu beliau menyebutkan syair diatas).”

C.Derajat Kisah

Kisah ini lemah

Takhrij kisah ini : (1)

Continue reading 

Tag:

Hak Suami Istri

15 Jul

Wahai isteri yang shalihah, ini adalah hak-hak suami atasmu. Bersungguh-sungguhlah dalam menunaikan hak-hak tersebut dan lupakanlah jika suamimu kurang dapat memenuhi hak-hakmu karena sesungguhnya yang demikian itu akan dapat melanggengkan cinta dan kasih sayang di antara kalian, dapat memelihara keharmonisan rumah tangga sehingga dengannya masyarakat akan menjadi baik pula.

1 Wanita yang cerdas dan pandai akan mengagungkan apa yang telah diagungkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan menghormati suaminya dengan sebenar-benarnya, ia bersungguh-sungguh untuk selalu taat kepada suami karena ketaatan kepada suami termasuk salah satu di antara syarat masuk Surga. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam,

“Apabila seorang wanita mau menunaikan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadhan, menjaga kemaluannya, dan taat terhadap suaminya, maka akan dikatakan kepadanya (di akhirat), ‘Masuklah ke Surga dari pintu mana saja yang engkau kehendaki.” [Shahih: Shahiih al-Jaami'ish Shaghiir (no. 660), Ahmad (XVI/228, no. 250)]

Maka kewajibanmu sebagai seorang isteri, wahai para wanita shalihah, adalah untuk selalu mendengar dan taat terhadap setiap perintah suami selama tidak menyelisihi syari’at. Akan tetapi berhati-hatilah, jangan sampai engkau berlebih-lebihan dalam mentaati perintah suami sehingga mau mentaatinya dalam kemaksiatan. Karena sesungguhnya jika melakukan hal tersebut, maka engkau telah berdosa.

Continue reading 

Tag:, , , , ,

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.